Grundfos SP9: Spesifikasi, Harga, Kapasitas, dan Panduan Memilih

wmremove-transformed

Memilih pompa submersible untuk sumur dalam tidak cukup hanya dengan melihat merek atau kapasitas nominal pompa. Kebutuhan debit air, total head, kedalaman sumur, diameter casing, sumber listrik, hingga kondisi instalasi perlu diperhitungkan agar pompa dapat bekerja sesuai kebutuhan.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan tersebut adalah Grundfos SP9, bagian dari keluarga pompa submersible borehole Grundfos SP Series.

Grundfos SP9 tersedia dalam berbagai konfigurasi sehingga pengguna dapat memilih model berdasarkan kebutuhan debit, head, daya motor, dan sistem kelistrikan. Di PumpTechPro, pilihan SP9 yang tersedia antara lain SP9-4, SP9-5, SP9-8, SP9-10, dan SP9-11.

Jika Anda sedang mencari pompa Grundfos untuk kebutuhan industri, SP9 dapat menjadi salah satu pilihan yang perlu dievaluasi berdasarkan titik kerja atau duty point sistem.

Untuk melihat pilihan pompa Grundfos lainnya, Anda juga dapat mengunjungi katalog pompa Grundfos PumpTechPro.

Apa Itu Grundfos SP9?

Grundfos SP9 adalah pompa submersible yang dirancang untuk aplikasi pemompaan air dari sumur atau borehole. SP9 termasuk dalam keluarga Grundfos SP Series, yang tersedia dalam berbagai ukuran dan konfigurasi untuk kebutuhan water supply, irigasi, dan aplikasi lainnya.

Angka “9” pada SP9 berkaitan dengan kelompok kapasitas pompa sekitar 9 m³/jam. Namun, angka tersebut tidak berarti setiap konfigurasi SP9 selalu menghasilkan debit tepat 9 m³/jam pada kondisi instalasi apa pun.

Debit aktual pompa bergantung pada konfigurasi pompa, jumlah stage, head, sistem perpipaan, serta titik operasi yang dibutuhkan.

Karena itu, pemilihan Grundfos SP9 sebaiknya dilakukan berdasarkan hubungan antara flow dan head, bukan hanya berdasarkan angka model.

Jika Anda ingin membandingkannya dengan model berkapasitas lebih rendah, Anda dapat melihat pembahasan Grundfos SP5A yang menjadi artikel pertama dalam cluster artikel SP Series PumpTechPro.

Spesifikasi Grundfos SP9

Salah satu hal penting dalam memilih Grundfos SP9 adalah memahami bahwa tersedia beberapa konfigurasi model.

Berdasarkan konfigurasi yang tercantum pada katalog PumpTechPro, pilihan SP9 berikut tersedia untuk sistem 1 × 230 V 50 Hz

ModelDayaHeadKapasitas
Grundfos SP9-40,75 kW20 m9 m³/jam
Grundfos SP9-51,10 kW26 m9 m³/jam
Grundfos SP9-81,50 kW40 m9 m³/jam
Grundfos SP9-102,20 kW52 m9 m³/jam
Grundfos SP9-112,20 kW57 m9 m³/jam

Data tersebut merupakan konfigurasi yang ditampilkan pada halaman produk PumpTechPro.

Tabel di atas menunjukkan mengapa memilih pompa hanya berdasarkan kapasitas nominal belum cukup.

Misalnya, SP9-4 dan SP9-11 sama-sama berada dalam kelompok SP9, tetapi memiliki head yang berbeda. Artinya, kebutuhan sistem akan menentukan konfigurasi mana yang lebih sesuai.

Grundfos juga mencantumkan SP9 dalam konfigurasi motor MS 402 maupun MS 4000 untuk rentang daya tertentu.

Catatan: Spesifikasi aktual harus dikonfirmasi berdasarkan kode produk lengkap, konfigurasi motor, tegangan, duty point, dan kurva performa yang digunakan. Jangan menggunakan satu nilai head sebagai representasi seluruh konfigurasi SP9.

Pilihan Model Grundfos SP9

Grundfos SP9-4

SP9-4 merupakan salah satu konfigurasi dengan daya 0,75 kW dan head yang tercantum sebesar 20 meter pada katalog PumpTechPro.

Konfigurasi ini dapat dipertimbangkan ketika kebutuhan sistem berada pada kelas head tersebut. Namun, pemilihan akhirnya tetap harus mempertimbangkan debit aktual dan losses pada sistem perpipaan.

Grundfos SP9-5

SP9-5 menggunakan daya 1,10 kW dengan head 26 meter pada konfigurasi yang tersedia di katalog.

Model ini dapat menjadi alternatif ketika kebutuhan head lebih tinggi dibandingkan SP9-4 tetapi belum membutuhkan konfigurasi dengan daya lebih besar.

Grundfos SP9-8

SP9-8 memiliki daya 1,50 kW dan head 40 meter pada konfigurasi katalog PumpTechPro.

Dengan head yang lebih tinggi, konfigurasi ini dapat dipertimbangkan untuk sistem yang membutuhkan tekanan pengiriman lebih besar.

Grundfos SP9-10

SP9-10 memiliki daya 2,20 kW dan head 52 meter pada konfigurasi yang tersedia.

Konfigurasi ini dapat digunakan untuk kebutuhan yang memerlukan head lebih tinggi dibandingkan SP9-8, tetapi pemilihan tetap harus dilakukan berdasarkan operating point sistem.

Grundfos SP9-11

SP9-11 juga tercantum dengan daya 2,20 kW, tetapi head mencapai 57 meter pada konfigurasi katalog PumpTechPro.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa jumlah stage dan konfigurasi pompa memiliki pengaruh besar terhadap karakteristik performa.

Grundfos SP9 1 Phase dan 3 Phase

Selain model pompa, sistem kelistrikan juga perlu diperhatikan.

PumpTechPro saat ini menampilkan halaman SP9 dengan konfigurasi 1 × 230 V 50 Hz. Produk tersebut terdiri dari pompa dan kabel motor standar tanpa plug.

Sementara itu, data katalog Grundfos juga menunjukkan adanya konfigurasi SP9 untuk sistem 1 phase 240 V dan 3 phase 380–415 V 50 Hz, tergantung model dan konfigurasi motor.

Karena itu, jangan menentukan motor hanya berdasarkan kebutuhan daya.

Periksa terlebih dahulu:

  • sumber listrik yang tersedia;
  • tegangan sistem;
  • jumlah phase;
  • daya motor;
  • metode starting;
  • sistem proteksi motor;
  • kondisi panel listrik.

Untuk kebutuhan industri, konfigurasi 3 phase sering kali menjadi pilihan yang relevan karena banyak fasilitas industri sudah menggunakan sistem distribusi listrik tiga fase. Namun, bukan berarti 3 phase selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap instalasi.

Pemilihan harus mengikuti kondisi proyek.

Bagaimana Cara Memilih Grundfos SP9 yang Tepat?

Pemilihan Grundfos SP9 sebaiknya dilakukan secara sistematis.

1. Tentukan Kebutuhan Debit Air

Langkah pertama adalah menentukan berapa banyak air yang dibutuhkan oleh sistem.

Misalnya kebutuhan proyek adalah 9 m³/jam, maka kelompok SP9 dapat menjadi salah satu kandidat yang perlu dievaluasi.

Namun, kebutuhan debit bukan satu-satunya parameter.

2. Hitung Total Head

Setelah mengetahui debit, tentukan total head yang diperlukan.

Total head dapat dipengaruhi oleh:

  • kedalaman sumber air;
  • perbedaan elevasi;
  • tekanan yang dibutuhkan di titik akhir;
  • panjang pipa;
  • diameter pipa;
  • fitting;
  • valve;
  • berbagai losses dalam sistem.

Karena faktor tersebut saling berhubungan, Anda dapat mempelajari cara menghitung Total Dynamic Head (TDH) untuk pompa sebelum menentukan model.

3. Periksa Kedalaman Sumur

Kedalaman sumur tidak sama dengan total head.

Kita perlu mempertimbangkan posisi muka air, perubahan level air ketika pompa bekerja, elevasi titik tujuan, serta kerugian tekanan pada jaringan.

4. Periksa Diameter Casing

Diameter borehole juga perlu diperhatikan.

Grundfos memberikan rekomendasi diameter borehole minimum berdasarkan ukuran pompa dan kondisi instalasinya. Dalam data teknis Grundfos, SP7/SP9 dengan koneksi standar memiliki rekomendasi minimum borehole yang perlu diperhatikan dalam desain instalasi.

Artinya, jangan membeli pompa terlebih dahulu baru menyesuaikannya dengan sumur.

Dimensi sumur sebaiknya sudah menjadi salah satu pertimbangan sejak tahap pemilihan.

5. Perhatikan Sumber Listrik

Tentukan apakah proyek menggunakan:

  • 1 phase;
  • 3 phase;
  • tegangan tertentu;
  • panel dengan konfigurasi tertentu.

Kesalahan memilih konfigurasi motor dapat menyebabkan masalah pada instalasi dan pengoperasian.

6. Perhatikan Kondisi Air

Pastikan karakteristik air sesuai dengan spesifikasi pompa.

Selain kualitas air, kondisi temperatur dan karakteristik cairan juga perlu diperhatikan apabila aplikasi berada di luar kondisi air bersih standar.

7. Periksa Pump Curve

Ini merupakan salah satu langkah paling penting.

Jangan memilih SP9 hanya karena tulisan “9 m³/jam”.

Yang harus dicari adalah titik kerja pompa atau duty point.

Grundfos menyediakan performance curve, dimensional drawing, motor curve, wiring diagram, dan informasi teknis lainnya melalui Product Center untuk membantu proses pemilihan produk.

8. Perhatikan Minimum Flow

Pompa submersible juga membutuhkan aliran minimum tertentu untuk membantu pendinginan motor.

Grundfos menjelaskan bahwa minimum flow yang diperlukan bergantung pada diameter motor dan diameter sumur. Karena itu, nilai tersebut perlu diperiksa pada datasheet pompa yang digunakan.

Ini merupakan salah satu alasan mengapa pemilihan pompa tidak cukup hanya berdasarkan kapasitas maksimum.

Grundfos SP9 vs SP5A, Mana yang Lebih Tepat?

SP5A dan SP9 sama-sama termasuk dalam keluarga Grundfos SP Series, tetapi berada pada kelompok kapasitas yang berbeda.

FaktorGrundfos SP5AGrundfos SP9
Kelompok kapasitas±5 m³/jam±9 m³/jam
FokusKebutuhan debit lebih rendahKebutuhan debit lebih tinggi
Pilihan konfigurasiBeragamBeragam
AplikasiWater supply, irigasi, industriWater supply, irigasi, industri
Dasar pemilihanFlow + headFlow + head

Tidak tepat jika mengatakan SP9 selalu lebih baik daripada SP5A.

Model yang tepat adalah model yang mampu memenuhi kebutuhan sistem pada titik kerja yang sesuai.

Untuk memahami karakteristik SP5A secara lebih lengkap, baca artikel Grundfos SP5A.

Seiring bertambahnya artikel dalam cluster SP Series, perbandingan seperti ini juga dapat dikembangkan menjadi SP9 vs SP14, SP9 vs SP17, dan seterusnya berdasarkan kebutuhan aplikasi.

Aplikasi Grundfos SP9

Grundfos SP9 dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan pemompaan air, selama konfigurasi yang dipilih sesuai dengan kondisi sistem.

Suplai Air

SP9 dapat digunakan untuk sistem penyediaan air dari sumber air bawah tanah menuju tangki atau jaringan distribusi.

Irigasi

Kebutuhan irigasi sering membutuhkan debit yang relatif konsisten dalam periode tertentu. Pemilihan SP9 perlu mempertimbangkan kebutuhan debit, head, dan karakteristik jaringan irigasi.

Kebutuhan Industri

Dalam lingkungan industri, pompa dapat digunakan untuk kebutuhan utilitas atau suplai air sesuai karakteristik aplikasinya.

Untuk melihat pilihan pompa lain yang ditujukan untuk kebutuhan industri, kunjungi halaman Jual Pompa Grundfos untuk Industri.

Halaman tersebut juga menjadi pusat informasi untuk berbagai model Grundfos SP yang nantinya akan dibahas satu per satu dalam artikel pendukung.

Water Supply

SP9 juga dapat digunakan untuk kebutuhan penyediaan air ketika kondisi sumber air dan sistem perpipaan sesuai dengan spesifikasi pompa.

Berapa Harga Grundfos SP9?

Harga Grundfos SP9 tidak dapat disamaratakan karena tersedia dalam berbagai konfigurasi.

Untuk mendapatkan informasi harga berdasarkan konfigurasi yang lebih spesifik, Anda dapat melihat Pricelist Pompa Grundfos Terbaru 2026.

Perbedaan harga dapat dipengaruhi oleh:

  • model SP9;
  • jumlah stage;
  • daya motor;
  • jenis motor;
  • konfigurasi listrik;
  • spesifikasi produk;
  • kebutuhan proyek;
  • jumlah pembelian.

Jika Anda sudah mengetahui kebutuhan flow dan head, sebaiknya sampaikan informasi tersebut ketika meminta penawaran agar konfigurasi yang ditawarkan lebih sesuai.

Lihat Pilihan Grundfos SP9 di Katalog PumpTechPro

PumpTechPro menyediakan halaman produk khusus untuk Grundfos SP9.

Pada halaman tersebut, pengunjung dapat melihat pilihan:

  • model pompa;
  • head;
  • power;
  • motor;
  • harga;
  • serta opsi Add to Quote.

Dengan demikian, halaman katalog dapat digunakan sebagai langkah berikutnya setelah pembaca memahami karakteristik SP9 dari artikel ini.

Jika Anda masih membandingkan beberapa model, Anda juga dapat kembali ke katalog produk PumpTechPro untuk melihat pilihan pompa lainnya.

Bagaimana Memilih Supplier Grundfos SP9 untuk Kebutuhan Industri?

Memilih produk bukan hanya mengenai harga.

Untuk kebutuhan industri, beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan antara lain:

  • kejelasan model dan kode produk;
  • kesesuaian spesifikasi;
  • ketersediaan datasheet;
  • konfigurasi motor;
  • kesesuaian dengan kebutuhan proyek;
  • kejelasan quotation;
  • serta kemampuan supplier menyediakan konfigurasi yang dibutuhkan.

Anda dapat membaca panduan supplier pompa Grundfos untuk industri untuk memahami beberapa pertimbangan sebelum melakukan pengadaan.

Jika aspek keaslian dan jalur pembelian menjadi perhatian utama, Anda juga dapat membaca panduan mengenai distributor pompa Grundfos resmi.

FAQ Grundfos SP9

Apa itu Grundfos SP9?

Grundfos SP9 adalah pompa submersible borehole dalam keluarga Grundfos SP Series. Model ini tersedia dalam berbagai konfigurasi untuk kebutuhan suplai air, irigasi, dan aplikasi lainnya.

Berapa kapasitas Grundfos SP9?

SP9 berada dalam kelompok kapasitas sekitar 9 m³/jam. Namun, debit aktual bergantung pada model, jumlah stage, head, dan titik operasi pompa.

Apa saja tipe Grundfos SP9?

Konfigurasi yang tersedia di katalog PumpTechPro antara lain SP9-4, SP9-5, SP9-8, SP9-10, dan SP9-11 untuk konfigurasi 1 × 230 V 50 Hz.

Berapa harga Grundfos SP9?

Di katalog PumpTechPro, harga yang ditampilkan untuk pilihan SP9 berada pada kisaran Rp28.940.000–Rp61.490.000. Harga dapat berubah sesuai konfigurasi dan kebutuhan pengadaan.

Apa perbedaan SP9-4, SP9-5, SP9-8, SP9-10, dan SP9-11?

Perbedaannya terutama terdapat pada konfigurasi stage, daya motor, dan head yang dihasilkan. Karena itu, model harus dipilih berdasarkan kebutuhan flow dan head sistem.

Apakah Grundfos SP9 tersedia dalam 1 phase dan 3 phase?

Ya. Grundfos menyediakan konfigurasi SP9 dengan sistem kelistrikan berbeda, tergantung model dan motor yang dipilih. Data katalog Grundfos menunjukkan pilihan 1 phase dan 3 phase untuk konfigurasi tertentu.

Apakah Grundfos SP9 cocok untuk sumur dalam?

SP9 merupakan pompa submersible borehole, tetapi kecocokannya untuk suatu sumur harus ditentukan berdasarkan diameter borehole, kedalaman, muka air, kebutuhan flow, head, dan spesifikasi pompa.

Apakah Grundfos SP9 cocok untuk industri?

SP9 dapat digunakan untuk aplikasi industri tertentu apabila konfigurasi pompa sesuai dengan kebutuhan sistem. Untuk proyek industri, pemilihan sebaiknya dilakukan berdasarkan duty point dan data teknis instalasi.

Kesimpulan

Grundfos SP9 merupakan salah satu pilihan dalam keluarga SP Series untuk kebutuhan pemompaan air dengan kelompok kapasitas sekitar 9 m³/jam.

Kelebihan utama dari pendekatan SP9 bukan hanya tersedianya satu tipe pompa, tetapi adanya berbagai konfigurasi yang memungkinkan pemilihan berdasarkan kebutuhan head, daya, motor, dan sistem kelistrikan.

Model seperti SP9-4, SP9-5, SP9-8, SP9-10, dan SP9-11 memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pemilihannya tidak sebaiknya dilakukan hanya berdasarkan angka kapasitas. Data flow, head, kondisi sumur, diameter casing, sumber listrik, dan duty point perlu diperiksa terlebih dahulu.

Jika Anda sedang mencari pompa Grundfos SP9 untuk kebutuhan industri, irigasi, atau suplai air, Anda dapat melihat katalog Grundfos SP9 atau menghubungi PumpTechPro untuk mendapatkan penawaran berdasarkan konfigurasi yang sesuai.

Untuk melihat model lainnya dalam cluster yang sedang kami kembangkan, kunjungi Jual Pompa Grundfos untuk Industri.